Jakarta, 21 April 2026 - PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU), produsen keju Prochiz terkemuka di Indonesia, resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Arosa Hotel Jakarta. Perseroan membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025 dengan laba bersih sebesar Rp179,44 miliar, tumbuh 22,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp16 per saham atau total Rp89,88 miliar, yang merepresentasikan 50,09% dari laba bersih 2025. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 13 Mei 2026 kepada seluruh pemegang saham yang terdaftar per tanggal 4 Mei 2026.
Memasuki tahun 2026, perseroan menetapkan sejumlah strategi prioritas untuk mempertahankan momentum pertumbuhan. Di pasar domestik, Mulia Boga Raya akan mempertegas posisinya sebagai produsen keju dengan pangsa pasar terbesar nasional melalui penguatan jalur distribusi general trade maupun modern trade, sekaligus memperkuat segmen food service sebagai mitra utama industri kuliner.
Di sisi internasional, perseroan mengakselerasi penetrasi pasar ekspor dengan fokus pada kawasan Asia Tenggara, sembari menjajaki peluang di wilayah baru di luar ASEAN. Langkah ini sekaligus menjadi benteng mitigasi terhadap tekanan nilai tukar rupiah yang belakangan melemah.
Dari sisi efisiensi operasional, perseroan juga menghadapi tantangan kenaikan harga bahan baku plastik akibat terganggunya jalur logistik global dampak konflik di Timur Tengah. Namun demikian, skala produksi yang besar memungkinkan perseroan mempertahankan biaya produksi pada level yang kompetitif.