Jakarta, 23 April 2026 - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Arosa Hotel, Jakarta, disusul Paparan Publik yang dilaksanakan secara daring di Head Office Garudafood. Melalui agenda tersebut, Perseroan memaparkan rekam jejak kinerja tahun buku 2025 sekaligus menetapkan arah langkah korporasi ke depan.
Sepanjang 2025, Garudafood membukukan penjualan bersih sebesar Rp13,1 triliun, tumbuh 7,2% dibandingkan Rp12,2 triliun pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan penjualan ini turut mendorong perolehan laba bersih senilai Rp756,2 miliar, meningkat 10,1% secara tahunan.
Pilar terkuat kinerja Perseroan datang dari segmen makanan dalam kemasan yang menyumbang 89,9% dari total penjualan dengan pertumbuhan tahunan 9,9%. Kategori produk utama, seperti Ready to Serve (RTS), biskuit, serta keju dan susu (dairy) menjadi penopang utama pencapaian tersebut.
Sementara itu, penjualan domestik, yang berkontribusi 97,2% dari total pendapatan bersih, tumbuh 7,6%, ditopang oleh penguatan jaringan distribusi di berbagai wilayah dan efektivitas program penciptaan nilai (Value Creation Program/VCP) yang berjalan secara konsisten.
Direktur Garudafood, Hardianto Atmadja menegaskan bahwa pertumbuhan yang tercipta bukan hasil kerja satu lini, melainkan buah dari sinergi menyeluruh.
"Kinerja Perseroan di tahun 2025 merupakan hasil dari sinergi seluruh unit kerja dalam mengimplementasikan berbagai inisiatif strategis," ujar Hardianto Atmadja.
Dalam agenda RUPST, para pemegang saham secara bulat menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp9,5 per saham, atau total Rp350.337.208.123. Angka tersebut merepresentasikan dividend payout ratio (DPR) sebesar 50,9% dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yakni sebesar Rp688.650.503.307.
Dividen akan dibayarkan kepada seluruh pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan 6 Mei 2026. Pembagian dividen ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus memberikan imbal hasil yang kompetitif bagi para investornya, sejalan dengan kinerja keuangan yang terus membaik.
Dalam agenda RUPSLB yang diselenggarakan bersamaan, pemegang saham menyetujui pengangkatan Bapak E. Maurits Klavert sebagai Komisaris Independen Perseroan, menggantikan Bapak Dorodjatun Kuntjoro Jakti yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi Garudafood.

Pada sesi Paparan Publik yang digelar di hari yang sama, manajemen Garudafood memaparkan pandangan ke depan dan serangkaian inisiatif strategis untuk mengakselerasi pertumbuhan. Perseroan menargetkan pertumbuhan bisnis sejalan dengan proyeksi konsumsi domestik nasional yang diperkirakan berada di kisaran 5,0% hingga 5,4% secara tahunan pada 2026.

Untuk merealisasikan target tersebut, Garudafood menyiapkan lima pilar inisiatif strategis: inovasi produk unggulan baru yang menjawab selera konsumen; pengembangan dan pendalaman saluran distribusi ke lebih banyak wilayah; transformasi digital yang mencakup rantai pasokan dan proses bisnis; optimalisasi operasional demi efisiensi biaya produksi; serta kolaborasi strategis lintas fungsi untuk mempercepat eksekusi
Dalam konteks dinamika harga komoditas global yang masih berfluktuasi, Perseroan juga menyiapkan strategi diversifikasi bahan baku sebagai langkah antisipatif, sekaligus memperkuat komitmen terhadap prinsip keberlanjutan (sustainability) sebagai bagian dari nilai inti perusahaan.
Dengan fondasi keuangan yang dinilai solid dan portofolio merek yang kuat, manajemen menyatakan optimisme bahwa Perseroan mampu mempertahankan lintasan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperluas pangsa pasar di industri makanan dan minuman nasional.