Setelah Lombok, Garudafood Kembali Berikan Terapi Trauma Healing untuk Korban Gempa Palu

19-21 Desember 2018 - Gempa bumi dengan kekuatan 7.4 SR telah mengguncang Palu dan Donggala pada tanggal 28 September 2018, pukul 18.02 WITA. Peristiwa bencana alam yang terjadi selama 3-7 menit itu pun diikuti dengan tsunami setinggi 5 M yang melanda pantai barat Sulawesi Tengah. Ribuan orang menjadi korban dari bencana ini dan hingga saat ini masyarakat Yang terdampak masih menempati posko-posko pengungsian akibat rumah-rumah yang rusak total.





Melihat keadaan ini, Garudafood Sehati bersama tim SNS Palu yang diwakili oleh Bapak Muhammad Amin (Branch Head Palu-Sulawesi 2) dan Bapak Rudi Salahuddin (ASP Garudafood) berkolaborasi dengan Kampung Dongeng Indonesia (KaDo) melaksanakan kegiatan “Trauma Healing Palu 2018” pada tanggal 19-21 Desember 2018, di beberapa titik posko pengungsian di daerah kota Palu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya pada anak-anak yang terkena dampak gempa bumi dan tsunami ini. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk cerita yang disampaikan melalui dongeng anak, bernyanyi, dan bermain keterampilan.





Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat, Garudafood Sehati berharap agar kegiatan ini dapat mengurangi trauma berkepanjangan pada anak-anak korban bencana gempa dan tsunami sehingga mereka dapat kembali ceria dan beraktivitas seperti semula.



Adapun 10 titik pengungsian  yang dikunjungi adalah:
  1. Posko Jl Thamrin
  2. Camp Terpadu Petobo
  3. Posko Lapangan Golf/GOR Madani
  4. Posko Baiya, Tawaeli
  5. Camp Terpadu Layana (Dupa)
  6. Pengungsian di Mesjid Agung
  7. Pengungsian di Duyu
  8. Camp Terpadu Balaroa
  9. Posko Tipo 1
  10. Posko Gawalise Tipo